[Drabble Challenge] 16. Her Confession

16.png

cr. on picture

No. 16

Yadi dan Surti

.

.

“Aku tidak mau.”

Yadi berujar lantang, membuat Surti tercengang tak percaya.

Bagaimana tidak demikian? Surti sudah merendahkan harga dirinya dengan menyatakan perasaannya di depan khalayak ramai bahwa ia ingin Yadi jadi kekasihnya.

Tapi, apa yang Surti terima? Sebuah penolakan yang kurang ajar.

“Kamu jangan bikin aku malu, Yadi.”

Memang laki-laki tidak tahu diri. Sudah bagus ada yang mau menjadikan ia pacar, malah ditolak. Jelas-jelas dengan tampang begitu, tidak bakal ada yang mau jadi pacar Yadi—selain Surti.

“Dengarkan aku dulu, Surti.” Yadi meraih tangan Surti. “Aku tidak mau pacaran …, lebih baik kita langsung menikah saja, ya?”

Surti pun pingsan.

.

.

16. Because He Wants to Marry Me.

–fin

a/n:

disponsori oleh salah satu adegan geli di acara uya kuya yang lagi ditonton sama emak.

/apadeh/

Advertisements

5 thoughts on “[Drabble Challenge] 16. Her Confession

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s