[FF Hadiah] My Silly Friend

hoseokie

My Silly Friend (Ficlet)

A fiction by bebhmuach (@bebh_muach)

[BTS] Jung Hoseok  &  [siluetjuliet’s OC] Min Yoonra

Ficlet  ||  Friendship, slight Comedy, slight Hurt/Comfort. Fluff (maybe 😀 )   ||  G

BEBMUACH  OWN THE PLOT!!

Maaf untuk typo yang bertebaran, HAPPY READING^^

siluetjuliet noteff ini hadiah dari bebmuach untuk siluetjuliet; jadi ini bukan siluetjuliet yaa yang bikin, kalo mau kenalan sama writernya silakan meluncur ke hyperlink yang disediakan :* btw, thankyou sososomuch kakdella… i really appreciate it:))

.

Setidaknya masih ada sahabatmu yang tampan ini.

.

 

©2015 bebhmuach

 

“Kau baik-baik saja, Ra?”

 

Gadis bersurai sebahu itu, memberikan anggukan kecil tanpa memandang Hoseok–sang karib. Cukup membuat Hoseok sedikit cemas. Tetapi mengingat gadis itu sedang terkena serangan ‘broken heart’, sang pemuda memberikan pengecualian.

“Jangan sedih lagi, Ra. Masih banyak yang lebih tampan daripada Namjoon,” ujar Hoseok sembari mengalungkan lengannya di pundak Min Yoonra. Sontak, siku kanan milik Yoonra menyikut tulang rusuk lelaki itu.

“Jangan mengejek!” desis Yoonra.

Sesungguhnya percakapan mereka, hanya menambah rasa kecewa yang terpendam dalam hati Yoonra. Menopangkan dagunya pada sebelah tangan, gadis itu mengalihkan pandang ke arah jendela kantin. Asal kalian tahu, sudah hampir lima belas menit netranya memaku pandangan pada lelaki berlesung pipi itu–yang duduk tak jauh dari tempatnya.

Yah, Kim Namjoon yang membuat hatinya hancur berkeping-keping. Lantaran, belum lama ini mengikrarkan dirinya dan Sohee adalah sepasang kekasih. Gadis itu, sudah lama memendam rasa untuk si pemuda Kim. Namun semua sia-sia, terlebih Namjoon yang ternyata menganggap eksistensinya hanya sebagai teman biasa. Catat itu.

Hoseok yang berada di sampingnya, mengamati Yoonra lekat-lekat. “Nanti, aku kenalkan dengan yang lain.”

Kemudian, Yoonra tersenyum samar. Pasalnya, sang gadis tak begitu tertarik pada tawaran Hoseok. Pemuda itu, berusaha mencari titik terang di balik wajah suram Yoonra.

“Bagaimana, kalau kukenalkan pada Taehyung? Dia tampan, juga humoris. Jadi, bisa membuatmu selalu tersenyum.”

Yoonra menautkan kedua alisnya, “Si alien itu? Aku bisa darah tinggi nanti.”

“Jimin. Dia tampan, badannya juga bagus.” Hoseok sedikit memajukan bibirnya. “Dia juga memiliki abs, ngomong-ngomong,” bisiknya.

“Aku tidak suka lelaki pendek.” Yoonra tetap tidak tertarik.

Hoseok tak langsung melanjutkan. Alih-alih menutupi geram, ia menghela napas menenangkan pikirannya. “Jeon Jungkook. Dia pintar, humoris dan tampan.” Well, Hoseok pantang menyerah.

Yoonra mendaratkan kepalan tangannya di atas bola kepala pemuda Jung itu. Cukup membuatnya berhenti menawarkan teman laki-lakinya pada Yoonra.

“Aku tidak suka lelaki yang lebih muda. Jung Hoseok, diamlah!”

Yoonra hanya butuh menenangkan pikiran dan hatinya saat ini. Agar bisa pulih dari penyakit cinta bertepuk sebelah tangan yang tengah melandanya. Tak bisa menyalahkan Hoseok seratus persen, mengingat niat baiknya yang ingin Yoonra kembali ceria. Namun baginya, Kim Namjoon terlalu sempurna; bisa diartikan, tidak ada yang sebanding dengannya.

“Baiklah, terserah kau saja.” Akhirnya, Hoseok menyerah dengan keadaan. “Setidaknya masih ada sahabatmu yang tampan ini. Yang selalu menemanimu,” ucapnya sembari menggerak-gerakkan kedua alisnya.

Tingkah Hoseok, berhasil membuat senyum kecil di bibir Yoonra mekar. Terlebih nada suaranya yang terdengar menggelikan itu.

“Ya, kau benar. Setidaknya, kau tidak akan meninggalkanku.” Yoonra menegakkan posisi duduknya, sembari menyesap ice lemon tea miliknya. “Pulang sekolah nanti antar aku ke toko buku, ya.”

Tak ada jawaban. Yoonra langsung menepuk pundak Hoseok. Sontak Hoseok gelagapan menanggapi Yoonra. Lantaran, atensinya sedang teralih pada sesosok gadis yang sedang berjalan masuk ke dalam kantin.

“Kau mendengarnya tidak, sih?” Tak ayal, tanggapan Hoseok–yang minus–membuat Yoonra geram. Padahal baru saja ia memuji pemuda itu. Sejurus kemudian, ia mengikuti arah pandangan sang karib.

“Park Hellen?”

Woah, kau mengenalnya?” tanya Hoseok antusias.

“Ya ampun. Hoseok-a, kau tidak tahu? Padahal kau berteman dekat dengan Jimin.”

Penjelasan Yoonra, membuat raut kebingungan tercetak jelas pada wajah lugu Hoseok.

“Maksudmu? Kenapa dengan Jimin? Mereka ada hubungan?”

Yoonra memutar malas bola matanya, “Hellen kakak dari Park Jimin.”

Hoseok membulatkan bibir. Sekarang, rasa penasaran mulai membanjiri benaknya. Lantas Hoseok bangkit. Belum sempat tungkainya memulai langkah awal, lengan kecil Yoonra mencekalnya.

“Mau kemana?”

“Aku akan menemui Jimin.” Hoseok memberikan cengiran khasnya.

“Untuk apa?”

“Ini urusan laki-laki.”

Yak! Katanya, kau akan menemaniku?”

“Yoonra-ya, kau tidak ingin melihat sahabatmu memiliki nasib yang sama denganmu, ‘kan? Maka itu, aku harus bergerak cepat sebelum Hellen ada yang memiliki.”

Hoseok bergegas mengambil langkah seribu, sebelum Yoonra melontarkan teriakan untuk memakinya.

“Dasar menyebalkan!”

 

End.

writer’s a/n:

Eciiiee.. pacarku punya sohib 😀 wkwkkwk… maap yah mbak Yoonra, Jehop kan sahabat langka jadi maklumin aja *kecupbecca makacih dedek Becca yang bolehin OC nya ku culik 🙂

Kutunggu di kolom komentar yaa^^ ppyong~~

Advertisements

One thought on “[FF Hadiah] My Silly Friend

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s