BAD HABIT

BAD HABIT | @rebeccabbx | cast: Kim Taehyung (BTS), Kim Seokjin (BTS)

comedy, absurd.

Rules : no plagiarism !

Inspired by : a joke from an instagram account, hope you guys enjoy this dish : ]

*

“–aku merasa penglihatanku semakin hari semakin memburuk, dok.“.

.

.

“DOKTER INI GAWAT!”

Dokter bernama kim seokjin, memijat-mijat area pelipis matanya perlahan. Ia mengharapkan pagi hari yang tenang, bersama suster cantik dan pasien-pasien yang ramah.

Dokter tampan itu tidak pernah menyangka bahwa prakteknya hari ini harus diawali dengan suara jelek nan bising yang nyaris membuat telinganya berdarah.

“tenanglah, sekarang katakan padaku apa keluhanmu taehyung-ssi?”. Jin bertanya ramah pada pasien di hadapannya saat ini, walau sebenarnya ia tidak sudi melakukannya.

“AKU RASA AKU AKAN BUTA! AKU BUTAAA ! BAGAIMANAAAA INI !!!”.

Kim taehyung­ –pasien yang seokjin benci setengah mati itu kali ini mulai membabi buta. Taehyung berlarian kesana kemari, menjatuhkan obat-obatan yang tersusun rapi diatas nakas, kalender yang tergantung manis di tembok, serta seprai dari dipan di dalam ruang klinik nya.

Taehyung menjatuhkan semuanya!

Beruntung seokjin buru-buru menghentikan taehyung dengan teriakan yang tak kalah nyaring, sebelum taehyung mulai menjatuhkan rok yang sedang dipakai oleh susternya.

“HENTIKAN TAEHYUNG-SSI!”

Seokjin berdehem sekilas lalu mempersilahkan taehyung untuk duduk dan menyuruh susternya untuk keluar.

“tenangkan dirimu tuan kim, sekarang.. katakan padaku tentang keluhanmu”

“Dr. seok, ah.. jelek sekali kedengarannya, begini saja Dr. Jin, ah.. itu juga kurang keren, bagaimana jika Dr. Kim.. ah, itu menyamai namaku, bagaimana aku harus memanggil…”

Seokjin menggeram tertahan “panggil saja sesukamu! Kumohon, katakan saja apa keluhanmu..”

“baiklah, jadi begini… aku terbiasa minum kopi, karena pekerjaanku membuatku harus terjaga lebih lama.. –tapi“

“–aku merasa penglihatanku semakin hari semakin memburuk, dok.“

Mati saja sana kau! –seokjin mengutuk dalam hati, berusaha mengumpulkan segenap kesabarannya yang tersisa untuk menghadapi kim taehyung, ini sudah yang ketiga kalinya taehyung mengunjungi kliniknya dalam seminggu dengan keluhan yang sama, seputar kebiasaan minum kopi, dan penglihatannya yang memburuk

“bukankah sudah kukatakan padamu, kau butuh istirahat, kau butuh tidur”

“issh… aku sudah melakukan yang kau suruh, aku mengurangi kebiasaanku minum kopi, semula tiga kali sehari, lalu dua kali sehari, dan sekarang aku hanya minum kopi sekali sehari, di pagi hari saat bangun tidur”

“kau harus minum air putih saat bangun tidur, kau tau itu kan… air putih penting untuk kesehatanmu”

“maksudmu? Aku harus berhenti minum kopi? Begitu?”

“ya… bisa jadi..”

Taehyung menggebrak meja. “beraninya kau! Memangnya kau siapa? Berani menyuruhku menghentikan kebiasaanku minum kopi! “

“tuan kim, tenanglah. Aku doktermu, aku hanya menyarankan yang terbaik untuk kesehatanmu..” seokjin tersenyum –dipaksakan.

“tidak mau!”

“baiklah terserah kau saja, jika kau ingin cepat buta!”

“ish! Dasar kau dokter jelek!”

Seokjin tertawa dalam hati melihat tingkah konyol taehyung, dengan kedua tangan yang tersingkap di depan dada dan bibir bagian bawah yang dimajukan serta pipi yang digembungkan membuat taehyun terlihat seperti bocah lima tahun yang menggemaskan.

“tapi, sebenarnya.. tidak ada hubungan yang kongkrit akan kopi dengan penyebab kerabunan pada mata anda, tuan kim”. Tutur soekjin sembari mengerutkan dahi.

“kau pembohong! Kalau bukan karena kebiasaanku minum kopi mengapa sekarang penglihatanku kabur dan makin bengkak dari hari ke hari”

Seokjin mendekat  memandang mata taehyung dengan seksama. Disana terlihat beberapa tanda lebam yang tidak wajar pada lipatan matanya, namun hanya pada mata kanannya.

“hm.. ini aneh, aku juga suka minum kopi.. tapi penglihatanku masih baik-baik saja, dan aku masih tetap tampan”

Taehyung mencibir. “cih… kau akan merasakan hal yang sama sepertiku sesaat lagi pak dokter!”

Seokjin mengernyitkan dahinya, tanda ia sedang berpikir keras.

“mungkinkah…” ia mendekatkan wajahnya pada taehyung.

“mungkin apa dok?”

.

.

.

.

“apa mungkin kau lupa memindahkan sendokmu ketika kau selesai mengaduk kopimu, sehingga.. mungkin saja batang sendok itu menusuk matamu tuan kim”

Taehyung melongo sejenak.

“AH! KAU BENAR!”. Pekik taehyung yang kemudian secara tiba-tiba memeluk seokjin serta menghujaninya dengan ribuan ciuman yang membuat seokjin jijik.

“DASAR BODOH! KELUAR KAU DARI KLINIKKU SEKARANG!”

Taehyung lari terbirit-birit, keluar dari ruang pintu klinik secepat kilat. Seokjin menambahkan sedikit hadiah kecil pada taehyung, yakni melempar sepatu fantofel kesayangannya hingga mengenai puncak kepala taehyung.

“AWAS JIKA KAU KEMBALI KEMARI! AKAN KUBUNUH KAU !!”

– end –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s