fool for you :)

FOOL FOR YOU….

 

  • Author : Rebeccabbx
  • Main Character : Kim Jongin / Kai (EXO), OC (you)
  • Genre : Comedy, Romance
  • Rating : G
  • Rules : no plagiarism !
  • Disclaimer : the story plot is officially mine! fanfic ini tercipta karna request dari temen yang lg overdose sama berondong jongin >,<.  hey vegh you have to bought a meal for me, your request has been made up! ahahaa.. hope you guys will like it (“,)enjoy reading ..

**********

 

Prolog : karna terang tidak dapat bersatu dengan gelap.. seharusnya aku menyadarinya sejak awal.. wanita secantik dirimu, tidak sepantasnya bersanding dengan pria berkulit gelap sepertiku,,

.

.

.

 

Kakinya indah… jenjang, tubuhnya semampai dan liukannya sungguh mempesona. Gadis itu, selalu mampu merengkuh sudut hatiku setiap saat, aku…

 

“aduh”. Aku memekik, sehun terkekeh… wajahnya tampak sangat puas sehabis memukul kepalaku dengan diktat tebal yang dibawanya.

 

“makanya hyung, jangan melamun terus.. kajja, lay sunbae dan taemin sunbae sudah menunggu kita untuk berlatih”. Sehun menarik tanganku dengan paksa. Aku patuh tanpa daya, mataku masih belum lepas dari gadis yang sedang berlatih balet itu, hingga bayangannya menghilang begitu saja ketika lay sunbae menutup pintu ruangan latihan kami dengan keras.

 

“aduh sunbae.. sakit..” aku baru saja mendapatkan pukulan kedua dikepalaku, tapi kali ini bukan dari sehun melainkan dari taemin sunbae. Aku mengusap kepalaku pelan, aku rasa aku akan terkena gegar otak ringan jika orang-orang bodoh di sekelilingku terus memukul kepalaku.

Taemin sunbae tampak marah, ia memelototkan matanya ke arahku. “memangnya kau pikir sekarang jam berapa huh? Kau terlambat lima belas menit kim jongin!”

 

“maafkan aku sunbae, aku tidak akan mengulanginya lagi”. Aku membungkuk menyatakan permintaan maafku. Sehun menyenggol bahuku pelan sambil berbisik.

 

“kau terlambat gara-gara mengintip gadis balet itu lagi ya?”. Aku hanya memandang sehun sambil melipat bibir bawahku.

 

“sudah kuduga…”

 

*****

 

Latihan hari ini terasa sangat berat, entah sudah berapa ribu kali lay sunbae menegurku karena aku tidak fokus. Entah sudah berapa kali pula taemin sunbae mengomeliku, mengingat sebentar lagi akan ada kompetisi dance antar mahasiswa se-ibukota yang harus kami hadapi.

 

Aku melangkah gontai menuju ruang loker ekskul dance, ruangan sudah sangat sepi. Lay, taemin, dan sehun sudah pulang terlebih dahulu, hanya tersisa aku sendirian yang sedang meratapi nasib.

 

Kutatap loker hee kyung yang berada tidak jauh dari lokerku… aku menghembuskan nafas dalam, dia pasti sudah pulang. Ah, hee kyung lah tersangka utama atas ketidak fokusanku, entah mulai sejak kapan aku memperhatikan gadis manis berambut coklat itu. Aku rasa aku menyukainya.

 

Sadarlah kim jongin!

 

Setelah otakku selesai berkonfrontasi dengan hatiku, aku menemukan sebuah hal yang mengejutkan ketika aku membuka lokerku.

 

Surat.

 

Ada sebuah surat terselip di lokerku. Warnanya cantik, dan harum. Jantungku berdebar makin kencang ketika aku membaca isinya.

 

Aku menyukaimu kim jongin. –from : han hee kyung

 

Nyatakah ini? Han hee kyungeun mengirim surat padaku? Menyukaiku? Aku cengar-cengir sendiri. Aku tak peduli wajahku tampak setolol apa saat ini. Aku bahagia, terlalu bahagia.

 

“jongin-ssi, kau tidak apa-apa?”.

 

Suara itu, dan sentuhan ini. Aku merasakan sebuah sentuhan yang sangat lembut di pundakku. Aku membeku ketika melihat gadis itu tiba-tiba saja sudah berdiri di sampingku. Memegang pundakku. Ya Tuhan…

 

Hee kyung mengeluarkan saputangan dari saku jaketnya. Lalu jemarinya menyentuh pipiku dan menyapukan saputangannya ke hidungku.

 

“kau mimisan…”

 

Reflek aku menepis tangannya. Aku mimisan? Sulit dipercaya.

 

“a.aak..aku tidak apa-apa”. Dengan langkah kikuk aku pergi meninggalkannya sendirian di ruang loker.

 

Sebenarnya aku ini bodoh atau apa. Meninggalkannya sendirian, setelah mengetahui perasaannya? Harusnya aku memberitahunya tentang perasaanku juga.

 

 

Aku membalikkan badan, berlari kembali menuju ke ruang loker, dan menemukannya masih disana, sedang mengepak barang-barangnya.

 

“hee kyung-ah”.

 

Hee kyung menoleh

 

“aku juga menyukaimu”. Kataku sambil nyengir super lebar. Dia tampak bingung, lalu kemudian tersenyum simpul.

 

*****

 

“waaaahhh… kau menari dengan sangat baik hari ini jongin-ah”. Taemin sunbae mengusap-usap rambutku. Lay sunbae tampak mengacungkan kedua jempolnya.

 

“tentu saja, moodku benar-benar sangat baik hari ini” aku tersenyum selebar yang aku mampu. Bagaimana tidak, kemarin… benar-benar merupakan hari yang luar biasa. Aku bahkan tak sabar untuk bertemu dengan hee kyung hari ini.

 

“kemarin kau benar-benar buruk, kenapa bisa berubah drastis seperti ini? Apa ada sesuatu yang telah terjadi?”. Lay sunbae menatapku, menelisik perubahan yang telah terjadi padaku. Aku hanya membalasnya dengan senyuman lebar andalanku. “kau sudah seperti orang gila”. Taemin sunbae menimpali.

 

”asik rencana kita sukses sunbaenim!”. Sehun melompat-lompat. Aku bingung? Rencana apa? Aku tidak mengerti. Lay sunbae dan taemin sunbae memelototi sehun. Aku mencium hal yang tidak beres.

 

“apa maksudmu sehun-ah?” aku mendekati sehun, menatapnya tajam seolah-olah aku akan mencekiknya bila ia tidak memberitahuku.

 

“maafkan aku hyung…”

 

*****

Aku mengacak-acak rambutku frustasi.

 

Bodoh..bodoh.. bodoh ! kau memang bodoh kim jongin!

 

Lututku terasa lemas. Bangku taman adalah sandaran satu-satunya yang bisa kuharapkan saat ini.

 

Hatiku sangat sakit mendengar kenyataan bahwa, surat yang kemarin yang kuterima bukan benar-benar dari hee kyung. Surat itu hanyalah alat keisengan tiga manusia bodoh yang tega mengerjaiku sedemikian rupa.

 

Aku tidak menerima alasan apapun. Mereka sungguh keterlaluan, hanya demi membakar semangatku mereka tak perlu melakukan hal seperti ini.

 

Hee kyung… ah, aku bahkan tidak tau harus bersikap bagaimana jika bertemu dengannya. Aku sangat malu. Harga diriku seolah telah pergi mengungsikan diri.

 

Hee kyung menemukanku dalam keadaan mimisan itu sudah sangat memalukan, ditambah lagi mulut bodohku yang mengatakan bahwa aku juga menyukainya. Aku benar-benar ingin menenggelamkan diri ke dalam sungai han saat ini juga.

 

Seharusnya aku sadar, aku tidak mempunyai peluang sedikitpun untuk bersanding dengan han hee kyung. Bagaimana mungkin seorang gadis sesempurna dia berakhir dengan seorang jomblo tragis berkulit pekat sepertiku.

 

karna terang tidak dapat bersatu dengan gelap.. seharusnya aku menyadarinya sejak awal.. wanita secantik dirimu, tidak sepantasnya bersanding dengan pria berkulit gelap sepertiku,,

 

selagi aku menikmati waktu depresiku, aku mendengar suara lembut itu memanggil namaku..

 

“jongin-ssi!”.

 

Gadis itu, gadis yang selalu datang ke mimpiku tiap malam berlari menghampiriku.

 

“kau disini rupanya, aku mencarimu kemana-mana tau!”. Dia memajukan bibir bawahnya lalu duduk di sebelahku. Jantung berdebar dengan kekuatan yang luar biasa. Bagaimana ini, aku harus bagaimana…

 

“hh..hee kyung-ah, maafkan aku”.

 

“kenapa minta maaf?”. Hee kyung menaikkan kedua alisnya, menatap ku lekat-lekat, membuat bibirku makin bergetar.

 

“s..soal kemarin, aku salah paham.. te…teman-temanku mengerjaiku, ah.. bagaimana ini ya.. pokoknya, lupakan saja soal kemarin, kau paham?”. Aku menatapnya sekilas, lalu buru-buru menunduk.

 

“jadi kau tidak benar-benar menyukaiku?”

 

Pertanyaan hee kyung barusan membuatku benar-benar ingin mati. Aku menyukaimu han hee kyung, hanya saja… tindakan bodohku benar-benar tidak bisa dimaafkan. Aku harus bagaimana? Aku sama sekali tidak punya kekuatan untuk menjawab pertanyaanmu.

 

Hee kyung meraih tanganku dan menaruh sebungkus cokelat diatas telapakku.

 

“aku sudah lama menyukaimu jongin-ah. Aku sangat senang sekali ketika tiba-tiba saja kau bilang kau menyukaiku. Aku tidak bisa tidur semalaman..”

 

Aku membeku

 

“tapi aku rasa aku salah paham, kau ternyata tidak benar-benar menyukaiku..”

 

Aku menatap hee kyung, ia menunduk. Aku meraih tubuh mungilnya dalam pelukanku. Aku memeluknya sangat erat sambil tetap memastikan kalau aku tidak akan mimisan lagi kali ini.

 

“aku menyukai mu han hee kyung, sangat menyukaimu”.

 

Terimakasih teman-teman, atas tindakan bodoh kalian. Setidaknya, aku bisa mulai berkencan dengan han hee kyung mulai hari ini.

 

Karena terang, memang sudah seharusnya menerangi kegelapan.. bukan begitu?

——–END——-

Note : aaaakkkk.. berasa kaya jongin, punya kulit gelap itu kadang bikin minder yak.. haha, but believe it or not, were precious no matter what… so starts love yourself guys from now on ^^

Advertisements

2 thoughts on “fool for you :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s